Garuda Balas Tekuk CLS Knights
Kekalahan pahit Garuda Flexi Bandung atas Nuvo CLS Knights Surabaya pada Seri I Surabaya benar-benar menjadi bahan bakar utama Garuda saat menekuk CLS Knights di pertemuan kedua malam ini (17/12). Garuda yang ketika itu kalah dengan selisih telak 31 angka tak mau kembali melakukan kesalahan yang sama. Kali ini giliran Garuda membalikan keadaan. Denny Sumargo dkk mengalahkan CLS Knights dengan skor 68-55.
Pada kuarter pertama, Garuda langsung bermain cepat. Pola ini rupanya terlambat diantisipasi oleh para pemain CLS Knights. I Made "Lolik" Sudiadnyana sangsung kebut dengan membukukan sembilan angka di kuarter pertama dan membawa Garuda unggul 18-13.
CLS Knights yang mampu menempel Garuda di kuarter pertama berkat efektivitas yang tinggi dari Wijaya Saputra bermain sangat buruk di kuarter kedua. CLS Knights yang biasanya disiplin saat bertahan seolah terlalu santai sehingga cukup mudah ditembus pemain Garuda. Lolik mampu menambah tujuh poin dan membawa Garuda menjauh dengan selisih 19 angka di akhir kuarter kedua. Shooting guard Garuda, Denny Sumargo perlahan tapi pasti mulai kembali bermain apik dan sangat padu dengan rekan-rekannya di Garuda. Pergerakan Denny kerap menyusahkan pemain CLS Knights. Lolik kembali menjadi bintang lapangan dengan mencetak tambahan enam angka. Garuda menambah keunggulan di kuarter ketiga dengan skor 54-33.
CLS Knights terlambat bangkit dan baru aktif saat menyerang maupun bertahan di kuarter terakhir. Beberapa kali CLS Knights berhasil mengunci Garuda untuk melakukan pelanggaran delapan detik. CLS Knights menguasai kuarter keempat dengan mencetak 22 angka sementara Garuda hanya 14. Keunggulan tersebut jelas terlambat. Garuda akhirnya menyamakan kedudukan head to head melawan CLS Knights dengan skor 1-1. Lolik mencetak 24 poin dan delapan rebound. (mb)
Pada kuarter pertama, Garuda langsung bermain cepat. Pola ini rupanya terlambat diantisipasi oleh para pemain CLS Knights. I Made "Lolik" Sudiadnyana sangsung kebut dengan membukukan sembilan angka di kuarter pertama dan membawa Garuda unggul 18-13.
CLS Knights yang mampu menempel Garuda di kuarter pertama berkat efektivitas yang tinggi dari Wijaya Saputra bermain sangat buruk di kuarter kedua. CLS Knights yang biasanya disiplin saat bertahan seolah terlalu santai sehingga cukup mudah ditembus pemain Garuda. Lolik mampu menambah tujuh poin dan membawa Garuda menjauh dengan selisih 19 angka di akhir kuarter kedua. Shooting guard Garuda, Denny Sumargo perlahan tapi pasti mulai kembali bermain apik dan sangat padu dengan rekan-rekannya di Garuda. Pergerakan Denny kerap menyusahkan pemain CLS Knights. Lolik kembali menjadi bintang lapangan dengan mencetak tambahan enam angka. Garuda menambah keunggulan di kuarter ketiga dengan skor 54-33.
CLS Knights terlambat bangkit dan baru aktif saat menyerang maupun bertahan di kuarter terakhir. Beberapa kali CLS Knights berhasil mengunci Garuda untuk melakukan pelanggaran delapan detik. CLS Knights menguasai kuarter keempat dengan mencetak 22 angka sementara Garuda hanya 14. Keunggulan tersebut jelas terlambat. Garuda akhirnya menyamakan kedudukan head to head melawan CLS Knights dengan skor 1-1. Lolik mencetak 24 poin dan delapan rebound. (mb)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar